Tanpa ba bi bu lagi
menyambung posting terdahulu
monggo disedot
mbah kobro - slamet
Showing posts with label dagelan. Show all posts
Showing posts with label dagelan. Show all posts
Monday, March 25, 2013
Tuesday, February 12, 2013
Sekolah Tinggi Paling Prospektif
Sebelum ilmu korupsi kita yang ngedab-edabi, fantastis, tiada duanya dan ruarrrr biasaa diklaim dan dipatenkan oleh negara laen,alangkah baeknya segera mendirikan sekolah tinggi yang berbasis pada disiplin ilmu korupsi.Semacam Program Studi Tehnik Korupsi atau apapun lah namanya.
1. Pengantar Ilmu Korupsi,2 SKS
2. Pengantar Budaya Korupsi, 2 SKS
3. Korupsi Dasar I,8 SKS
4. Matematika Korupsi,4 SKS
5. Sistem Korupsi,4 SKS
6. Sejarah Korupsi,2 SKS
7. Korupsi Dasar II,4 SKS
8. Manajemen Korupsi 2 SKS
9. Perilaku Organisasi Korupsi,2 SKS
10. Studi Kelayakan Korupsi,4 SKS
11. Pengantar Aplikasi Korupsi,8 SKS
12. Manajemen Proyek, 4 SKS
13. Korupsi Menengah I,4 SKS
14. Korupsi Menengah II,4 SKS
15. Aplikasi Korupsi,8 SKS
16. Kapita Selekta Pengantar Bertahan Hidup di Penjara,6 SKS
Gelar yang didapatkan adalah Sarjana Korupsi S.Krup (Sekrup)
Peluang Kerja:
1.Partai-partai politik
2.Departemen-departemen terkait (pada dasarnya semua departemen sangat leluasa menerimanya).
3.Institusi-instistusi negara dari kepolisian sampai militer juga terbuka menerimanya.
4.Institusi penegakan hukum mulai dari lidik, sidik, tuntut hingga peradilan.
5.Institusi dimana oknum pejabat dengan karakter yang dimaksud dalam posting terdahulu bekerja.
sumber
Labels:
dagelan,
korupsi,
sekolah,
sekolah tinggi
Tuesday, February 5, 2013
Makan Siang Bersama Pejabat
Digambarkan disini percakapan antara petugas (P) dan warga
sipil (S) yang hendak mendaftarkan berkas dihadapan P, sebagai berikut:
S: saya rasa untuk kali ini cukup pada mendaftarkan dokumen
itu pak
P: oiya, karena
ini masih harus diproses lagi
S: normalnya bisa selesai berapa lama pak?
P: biasanya bisa makan waktu antara 3 hari sampai 1 minggu
S: lumayan juga ya pak, itu memang butuh waktu segitu atau
faktor prosedur pak ?
P: bukan prosedur kok, kan saya sendiri yang mengurus,
pengesahan pun saya sendiri juga, tapi karena
jumlah pendaftar yang banyak,
makanya kadang makan waktu lama, tapi saya bisa bantu agar lebih
cepet
S: oo gitu ya pak (masih belum ngehh), kalo gitu bapak bantu
saya juga lah, biar cepet
P: *berlagak tidak mendengar trus ngajak ngom anak buahnya*
bu Sum, pendaftaran kemarin tu dah selesai? masa daftar pengesahan dokumen
gak ada acara makan siang
*kalimat
tersebut diungkapkan di depan S yang masih menunggu kepastian lama waktu
pelayanan urusannya*
S: *mulai bisa memahami tabiat P*
mmm..
jadi gimana pak, apa bisa bantu saya agar dokumen saya selesai hari ini
pengesahannya?
P: ntar dulu ya *mlengos ke anak buahnya
yang lain*
Jim,
gimana yg kemarin masuk mejamu, hari ini kita makan siang bareng siapa? masa
masukin berkas..
S: *gak
kurang ide, si S pura-pura telp atasannya sambil motong pembicaraan P dan anak
buahnya*
pak, kayaknya ini nanti baru kelar setelah jam
makan siang de, saya ntar minta reimburst untuk bill makan siang ya, soalnya
saya kudu ngajak pejabat ni biar bisa cepet selesai
P: *terlihat
bengong tapi buru-buru berusaha menutupinya dengan mlengos ke anak buahnya yang
lain, sayang sebelum sempat ngom ke anak buahnya, udah dipotong S duluan*
S: jadi
gimana pak, biar bisa selesai hari ini juga
P: *masih
kaget* mmmmm… gimana ya….
S: *memotong
dengan agresif+kesal*
bapak maunya gimana, makan siang? makan malam?
ato gimana nih, jatah hari ini ditanggung kantor saya lho pak, bapak biasa
makan siang dimana?
P: saya urus
berkas anda dulu ya, baru habis tu kita makan siang
S: *ngedumel
dalam hati dengan berbagai koleksi satwa, mulai tipe piaraan sampai penghuni
kebun binatang*
*&^%^*(_)*(&*%^*^(&*&(&%$&%&?><P(I?<?>”:P)(*(^*&&*Y
Labels:
dagelan,
makan siang,
obrolan,
pejabat,
pelicin
Wednesday, December 7, 2011
Anggota DPR Masuk Surga
Alkisah seorang pemuda desa bernama Udin masuk surga dengan amal ibadah yang pas-pasan. Untunglah
dosanya sedikit, jadi dia tidak perlu dihangatkan dulu di neraka.
... Suatu hari ketika berjalan-jalan di tepi sungai di surga, ia terkejut
melihat seorang anggota DPR yang wajahnya sering ia lihat di tv,
koran dan majalah karena tersangkut kasus korupsi.
“Hm, kog dia bisa masuk surga ya? Apa mungkin dia hanya dizalimi,
dituduh korupsi ya?” batin Udin.
Karena penasaran, Udin bertanya pada pos malaikat terdekat.
“Oh, orang itu? Dia emang wakil rakyat negeri kalian yang korup,”
kata si malaikat.
“Kog bisa masuk surga? Apa korupsi itu halal?” tanya Udin
penasaran.
“Dia lagi studi banding aja kog. Besok juga udah balik lagi ke neraka.”
dosanya sedikit, jadi dia tidak perlu dihangatkan dulu di neraka.
... Suatu hari ketika berjalan-jalan di tepi sungai di surga, ia terkejut
melihat seorang anggota DPR yang wajahnya sering ia lihat di tv,
koran dan majalah karena tersangkut kasus korupsi.
“Hm, kog dia bisa masuk surga ya? Apa mungkin dia hanya dizalimi,
dituduh korupsi ya?” batin Udin.
Karena penasaran, Udin bertanya pada pos malaikat terdekat.
“Oh, orang itu? Dia emang wakil rakyat negeri kalian yang korup,”
kata si malaikat.
“Kog bisa masuk surga? Apa korupsi itu halal?” tanya Udin
penasaran.
“Dia lagi studi banding aja kog. Besok juga udah balik lagi ke neraka.”
Subscribe to:
Posts (Atom)